74% Responden Lebih Merasa Kehilangan Bila Kehilangan Data Penting. Microsoft melakukan survei secara online untuk mengetahui seberapa mengenal masyarakat dengan penyimpanan berbasis cloud. Diikuti oleh 481 responden dari empat negara Asia Pasifik, termasuk 171 responden dari Indonesia, survei ini menghasilkan:
- 85 persen responden menyimpan dokumen di cloud,
- 80 persen responden menyimpan foto pribadi di cloud.
- 76 persen responden mengakses layanan cloud dari perangkat mobile seperti smartphone dan tablet.
- 74 persen responden merasa sangat kehilangan apabila tidak dapat menemukan dokumen penting seperti kontrak atau catatan keuangan.
Sumber: support.google.com
Hasil survei di atas menunjukkan bahwa sekarang ini orang-orang lebih menyukai penyimpanan cloud. Pasalnya data dapat tersimpan di sistem cloud dinilai lebih aman dibandingkan disimpan secara manual.
Walaupun perangkat hilang atau rusak, data tetap bisa diakses meskipun menggunakan perangkat lain.
Jadi, bagaimana? Masih ragu untuk menggunakan penyimpanan berbasis cloud?
Salah satu aplikasi yang menggunakan sistem cloud sebagai penyimpanan data adalah aplikasi klinik atau eKlinik. Aplikasi ini merupakan aplikasi manajemen online yang diperuntukan untuk pengelola klinik.
Aplikasi ini dapat membantu mengelola data-data data pasien, pendaftaran, rawat jalan dan inap, farmasi, laporan keuangan, dan masih banyak modul lainnya.
Salah satu fitur unggulan yang dimiliki aplikasi panti atau eKlinik ini adalah Kode ICD 10 yang sudah tersedia serta pembuatan surat-surat yang otomatis. Dengan kode ICD 10 yang tersedia, akan memudahkan penginputan diagnosis serta daftar obat yang diberikan. Sehingga pelayanan klinik menjadi lebih baik.
Lebih mudah dan praktis, admin tidak perlu input manual kode ICD dan juga data diri pasien, karena sudah terintegrasi dalam satu aplikasi.
Tertarik dengan aplikasi eKlinik ini? Coba demo gratisnya di demo.eklinik.co
Info Selengkapnya:
WA/Telp : wa.me/6282116820001
Website : eklinik.co