Coba Gratis Sekarang

Bisnis Klinik Kesehatan Semakin Diminati oleh Pelaku Usaha

Beberapa tahun belakangan ini, bisnis klinik kesehatan semakin diminati di berbagai daerah. Menurut data Badan Pusat Statistika (BPS), proyeksi penduduk Indonesia akan terus meningkat, dari 271 juta jiwa pada tahun 2020 menjadi 294 juta jiwa pada tahun 2030.

Potensi Meningkatnya Bisnis Klinik Kesehatan

Dilihat dari Banyaknya Jumlah Penduduk di Indonesia

Semakin meningkatnya populasi penduduk di Indonesia, maka diperlukan tambahan fasilitas pelayanan kesehatan dan penguatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mendukung kesehatan Masyarakat Indonesia.

Selain itu, penduduk berusia produktif (15 – 64 tahun) di Indonesia yang mewakili sekitar 71% dari populasi Indonesia saat ini. Terlebih, menurut World Bank, pertumbuhan populasi kelas menengah yang tinggi, setidaknya sebanyak 52 juta jiwa atau sekitar 1 dari 5 orang Indonesia dimana masyarakat kelas menengah cenderung memiliki kesadaran akan kesehatan yang tinggi.

Ketiga, aspek lainnya yang menarik untuk dicermati adalah terkait potensi peningkatan pengeluaran kesehatan per kapita Indonesia dan efek program JKN dari pemerintah terhadap RS atau klinik swasta.

Dilihat dari Banyaknya Perkembangan Jumlah Dokter

Berdasarkan data Kemenkes, jumlah dokter spesialis di rumah sakit secara nasional sebanyak 30.347 orang per 27 Juni 2023.

Dengan rincian sebagai berikut:

– Dari jumlah itu, dokter spesialis penyakit dalam : 6.972 orang. 

– Spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) : 6.050 orang.

– Spesialis anak : 5.499 orang. Ada pula 

– Spesialis bedah : 3.930 orang. 

– Anestesi : 3.653 orang 

– Radiologi sebanyak 2.279 orang.

– Patologi klinik di rumah sakit sebanyak 1.964

Selain itu, Kemenkes juga mencatat, jumlah dokter umum di Indonesia sebanyak 159.977 orang per 27 Juni 2023. Kemudian, jumlah dokter gigi di dalam negeri tercatat sebanyak 35.193 orang.

Dengan banyaknya dokter di Indonesia, tidak menutup kemungkinan dapat meningkatkan pula potensi menambahnya fasilitas kesehatan yang didirikan oleh dokter, seperti klinik utama, klinik pratama, dan praktik dokter mandiri. 

Data di atas menunjukkan bahwa bisnis klinik kesehatan semakin diminati. Potensi bertambahnya faskes di Indonesia semakin besar sehingga dapat menarik para pengusaha atau investor dan bekerja sama dengan para dokter untuk membangun fasilitas kesehatan.

Data Jumlah Faskes di Indonesia

Menurut Data Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan per 31 Januari 2023 ada sekitar 27.659 faskes yang terdaftar.

Puskesmas merupakan jenis fasilitas kesehatan JKN terbanyak pada periode tersebut. Jumlahnya sebanyak 10.283 unit atau mencapai 37,17% dari total fasilitas kesehatan JKN pada awal tahun ini.

Berikutnya, fasilitas kesehatan JKN di Indonesia berupa klinik pratama tercatat sebanyak 7.158 unit, dokter praktek perorangan 4.720 unit, dan rumah sakit 2.601 unit.

Berikut rincian jumlah fasilitas kesehatan JKN BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia per 31 Januari 2023:

– Puskesmas: 10.283 unit

– Klinik Pratama: 7158 unit

– Dokter Praktek Perorangan: 4.720 unit

– Rumah Sakit: 2.601 unit

– Optik: 1.149 unit

– Dokter Gigi: 1.138 unit

– Klinik Utama: 392 unit

– Apotik PRB dan Kronis: 176 unit

– RS Kelas D Pratama: 42 unit

Data ini hanya diperoleh berdasarkan fasilitas kesehatan yang mendaftarkan diri di BPJS Kesehatan. Masih banyak fasilitas kesehatan yang belum bergabung dengan BPJS sehingga perkiraan jumlah bisnis klinik kesehatan akan semakin diminati.

 

Baca Juga: Rekam Medis Elektronik (RME) Meningkatkan Akreditasi Klinik

 

Persiapan Membuka Bisnis Klinik Kesehatan

Penyusunan Rencana Bisnis

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyusun rencana bisnis yang komprehensif. Rencana ini akan menjadi panduan untuk bisnis Anda dan akan membantu Anda memahami semua aspek dari klinik kesehatan Anda. Beberapa hal yang perlu dicakup dalam rencana bisnis meliputi: visi, misi, dan nilai-nilai bisnis, analisis pasar, struktur organisasi, rencana pemasaran, rencana keuangan.

Pemilihan Lokasi yang Tepat

Lokasi klinik kesehatan Anda sangat penting. Pastikan lokasi tersebut mudah diakses oleh pasien potensial dan memiliki lingkungan yang bersih dan aman. Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah persaingan di daerah tersebut dan apakah ada potensi pertumbuhan bisnis di sana.

Perizinan dan Regulasi

Anda harus memahami semua peraturan dan persyaratan hukum yang berlaku dalam membuka bisnis klinik kesehatan. Ini termasuk izin operasi, sertifikasi, dan pemenuhan standar kesehatan yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan setempat.

Peralatan dan Teknologi

Pilih peralatan medis dan teknologi yang sesuai dengan jenis layanan yang akan Anda tawarkan. Pastikan peralatan tersebut berkualitas tinggi dan sesuai dengan standar medis yang berlaku. Anda juga perlu melibatkan staf yang terlatih untuk mengoperasikan peralatan tersebut.

Tim Kesehatan yang Profesional

Tim kesehatan yang berkualitas adalah salah satu aset terbesar dalam bisnis klinik kesehatan. Rekrut dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya yang memiliki kredibilitas dan pengalaman dalam bidang mereka. Pastikan mereka memiliki lisensi dan sertifikasi yang diperlukan.

Sistem Manajemen dan Rekam Medis

Pilih sistem manajemen klinik yang efisien untuk mengelola jadwal pasien, administrasi, dan pembayaran. Sistem rekam medis elektronik juga sangat penting untuk melacak riwayat pasien dengan aman dan efisien.

Pemasaran dan Branding

Mulailah mempromosikan klinik Anda jauh sebelum hari pembukaan. Gunakan strategi pemasaran yang efektif untuk menciptakan kesadaran tentang klinik Anda di komunitas setempat. Branding yang baik akan membantu Anda membedakan diri dari pesaing.

Rencana Keuangan yang Kuat

Rencana keuangan yang baik adalah kunci kesuksesan bisnis Anda. Pastikan Anda memiliki cadangan dana yang cukup untuk mengatasi biaya awal dan untuk menjalankan operasi klinik selama beberapa bulan pertama tanpa mendapatkan pendapatan yang signifikan.

Evaluasi dan Adaptasi

Setelah membuka klinik Anda, terus pantau kinerja bisnis Anda dan terbuka untuk perubahan. Terlibatlah dengan pasien Anda, dengarkan umpan balik, dan tingkatkan layanan Anda seiring berjalannya waktu.

Membuka bisnis klinik kesehatan adalah tugas yang menantang, tetapi dengan persiapan yang matang dan komitmen yang kuat, Anda dapat mencapai kesuksesan dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas kepada komunitas Anda. Selalu prioritaskan keamanan pasien dan etika medis dalam semua aspek operasional klinik Anda.

Salah satu cara membangun sistem manajemen klinik yang tepat adalah dengan menggunakan sistem manajemen online dari awal pengoperasian klinik. Kenapa perlu sistem manajemen online?

Dengan sistem manajemen online, data-data klinik akan tertata lebih baik, mulai dari data pasien, rekam medis, penjualan, hingga data keuangan akan teratur.

Salah satu rekomendasi sistem manajemen online adalah eKlinik untuk klinik utama dan klinik pratama. Untuk langsung akses demo sistemnya secara gratis bisa klik link berikut:

demo.eklinik.co atau pratma.eklinik.co

Atau hubungi Admin kami di

0821-1682-0001

Berita Terkait

4 Alasan Klinik Membutuhkan Aplikasi Klinik
  • 22, November 2023

4 Alasan Klinik Membutuhkan Aplikasi Klinik

Per bulan Januari 2023, jumlah klinik di Indonesia mencapai...

author-avatar
Posted By WebMaster
Faskes Wajib Menerapkan Rekam Medis Elektronik
  • 10, November 2023

Faskes Wajib Menerapkan Rekam Medis Elektronik

Saat ini, fasilitas kesehatan mulai diwajibkan untuk menggunakan rekam...

author-avatar
Posted By WebMaster
Sambut Hari Kesehatan Nasional ke-59
  • 3, November 2023

Sambut Hari Kesehatan Nasional ke-59, Menkes Ziarah Makam Pahlawan Kesehatan

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Wakil Menteri...

author-avatar
Posted By WebMaster
  • 23, October 2023

Promo Spesial Hari Santri 23 Oktober – 31 Oktober 2023

Promo eKlinik Promo Spesial Hari Santri 23 Oktober –...

author-avatar
Posted By WebMaster
Tim CS kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!